Senin, 15 Desember 2008

Rahasia dan hikmah dibalik ibadah SHALAT

Ketahuilah,tidak diragukan lagi bahwa shalat ibarat permata indah yang ingin slalu dipandang oleh pemiliknya. Shalat adalah puncak kenikmatan bagi jiwa-jiwa yang bersih dan ingin slalu mentauhidkan Allah SWT. Ia ibarat hamparan kebun nan hijau lagi menyejukkan serta puncak kelezatan bagi jiwa yang tunduk khusyuk. Ia adalah kenikmatan bagi orang-orang yang khusyuk menjalankannya dan pelapang dada bagi orang-orang berhati bersih. Ia juga amalan yang memperberat timbangan bagi orang-orang yang mengharapkan surga-Nya. Shalat juga merupakan rahmat dari Allah SWT bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.

Melalui shalat,Allah SWT ingin menunjukkan kepada manusia,siapa yang menciptakannya dan menunjukinya kepada jalan menuju Allah SWT. Shalat adalah hadiah dari Allah untuk manusia melalui tangan Rasulullah saw manusia yang jujur lagi dapat dipercaya sebagai rahmat untuk memuliakan manusia agar kembali kepada ketinggian derajat,kehormatan dan nilai kemanusiaannya.

Shalat juga berfungsi sebagai perantara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,bukan karena Allah SWT membutuhkan kita,namun karena kita membutuhkan-Nya. Dengan shalat pula,Allah SWT ingin menunjukkan kepada manusia tentang Tuhannya. Sementara itu,anggota tubuh dan hati secara bersamaan diajarkan untuk tunduk dan menyembah kepada penciptanya.

Hati manusia merupakan bagian terbesar yang menjadi sasaran pelatihan ibadah shalat. Ketika melakukan shalat,hati dihadapkan kepada Allah SWT untuk merasakan nikmat kebahagiaan karena dekat dengan-Nya,serta merasakan adanya pancaran cahaya cinta dari Allah SWT. Hati akan bersuka cita manakala bersimpuh dihadapan-Nya dan akan merasa enggan berpaling kepada selain-Nya. Melalui shalat pula,manusia diperintahkan untuk menyempurnakan hak-hak ubudiyahnya kepada Allah SWT baik berupa ibadah zahir batin agar dapat memperoleh keridhaan-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar